Biji Gandum

4

tulisan gue kali ini bener-bener merupakan sesuatu hal yang baru dalam postingan di blog gue.
Sebenarnya, gue kesulitan mendpatkan ide dalam menulis di blog gue kali ini, gue lama berpikir untuk mendapatkan ide sampai gue tertidur pun tetap gak dapat ide yang menarik untuk memaksakan gue menulis sesuatu.
Dipagi harinya gue terbangun dengan mimpi yang cukup aneh dan tenang aja guys, bukan mimpi gue yang ingin gue bahas disini 🙂 hahaha

Tepatnya di pagi hari atau lebih spesifiknya lagi di minggu pagi, gue tetap belum dapat ide. Dan tentunya sebagai orang beragama Katolik dan percaya sama Yesus Kristus gue gereja.

Gue gereja di Gereja Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Katedral Semarang

Dan taukah loe loe semua ?? pada saat gereja lah gue dapat ide untuk gue tuangkan ke dalam tulisan gue ini…..
Pada saat romo/pastor di gereja gue membacakan firman, disaat itulah gue dapat ide untuk menulis ini.
Firman yang dibacakan itu diambil dari Yohanes 12:2-33

Gue kutip sepenggal kalimat dalam firman itu :
“Sesungguhnya, jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika mati, ia akan menghasilkan banyak buah. Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barang siapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.” Amin….

Coba deh loe baca lebih seksama lagi penggalan firman diatas….
Setelah gue baca berulang-ulang, gue merasa bingung dan bahkan sangat bingung.
Gue bingung gue mau memilih apa, kalau gue diibaratkan menjadi biji gandum….
Kalau gue tetap hidup sebagai biji gandum dan tidak mati, gue rasa hidup itu akan hampa karena tidak menghasilkan apapun

dan

Kalau gue hidup sebagai biji gandum dan akhirnya gue jatuh dan mati, gue akan menghasilkan kehidupan yang baru

Atau
Bila diaplikasikan ke kehidupan;
Kalau gue ingin berusaha untuk tetap bertahan hidup , gue malah mati

Dan

Kalau guee ingin cepat mati, gue malah lebih lama hidup di dunia……

Gue bener-bener bingung…………
#:-s

Hari gini anak muda ga tau politik, ga gaul masbroo…!!!

0

Mengapa politik penting untuk anak-anak muda ????

Gue adalah anak-anak muda yang peduli dengan INDONESIA….

Gue rasa semua anak-anak muda setuju, kalau gue berpendapat kalau politik itu adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan pemerintah.

Sementara itu, anak-anak muda adalah potensi-potensi untuk merubah atau setidaknya melanjutkan generasi masa kini menuju masa depan yang kita belum tahu, termasuk politik.

Kenapa gue bilang ga tahu, ya karena kita semua belom tahu kearah masa depan mana kita akan dibawa selanjutnya. Kenyataannya sekarang adalah anak-anak muda lah yang memberi kita jawaban tersebut.

Gue berasumsi, anak-anak muda saat ini pasti berontak melihat situasi politk di Indonesia saat ini.
Faktanya, setiap hari ada saja pemberitaan di media massa yang memuat pemberitaan tentang demo yang dilakukan anak-anak muda, contoh paling hangat yaitu demo tentang kenaikan harga BBM….

Ini juga membuktikan bahwa negara Indonesia adalah negara yang paling melaksanakan prinsip dasar demo-krasi yaitu “Demo” hahahaha….
Dengan aksi demo yang sering dilakukan anak-anak muda tersebut itu telah menjadi satu bukti bahwa anak-anak muda peduli dengan dunia politik yang ada dan tersedia saat ini.
Bahkan sikap kritis anak-anak muda ini terkadang menjurus ke arah tindakan anarkis.

Gue ga sepenuhnya menyalahkan tindakan anarkis tersebut, karena sejujurnya gue aja gerem banget melihat kelakuan-kelakuan pemerintah saat ini apalagi terkait dengan masalah Korupsi….
Lantas, apa kita mau diam melihat dan membiarkan itu semua ?? gue rasa tidakkk…..

Berkaitan dengan hal tersebut, disinilah tugas partai-partai politik yang katanya “ Peduli Indonesia “ dengan membangun jiwa-jiwa politik anak-anak muda yang sedang berkobar saat ini. Pengertian membangun disini adalah mendidik anak-anak muda untuk berpolitik yang cerdas dan santun (pinjem kata-kata Pak esbeye)……
Pengaruh partai politik terhadap pembentukan jiwa-jiwa politik anak-anak muda sangat besar.

Bisa dikatakan, partai politik lah yang menentukan pengetahuan politik anak-anak muda secara praktis. Akibatnya, ya kita lihat saja tokoh-tokoh muda yang duduk di pemerintahan melalui jalur partai politik.
Selain partai politik, pembentukan jiwa-jiwa politik anak-anak muda juga sanggat dipengaruhi oleh media massa. Setiap pemberitaan media baik itu televisi maupun surat kabar pasti menuai komentar darai semua kalangan masyarakat termasuk anak-ank muda.

Partai politik sejatinya menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk belajar berpolitik yang kita harapkan dapat memberi sentuhan perubahan kearah yang lebih baik.

Terlepas dari anak-anak muda yang bersikap apatis terhadap situasi politik, seharusnya anak-anak muda yang bersikap apatis tersebut merupakan kelemahan yang munngkin kita bisa cegah bersama.

Hari gene ga tau politik, ga gaul masbroo….!!! 🙂

Seperti presiden Soekarno bilang, “beri saya 10 pemuda untuk bisa menggoncang dunia “. Gue pikir setiap anak-anak muda pasti merasa merinding mendengar kalimat tersebut..
Jadi menurut gue, kenapa kita tidak mengguncang dunia dengan politik ? atau paling tidak dengan setiap potensi yang dimiliki setiap anak-anak muda di Indonesia, kita dapat menghapus politik-politik kotor yang sudah menjadi lingkaran setan selama ini.

Gue juga sadar, tidak semua anak-anak muda di Indonesia yang melek politik. Jadi kenapa kita tidak menggunakan anak-anak muda yang melek politik untuk dapat memelekkan anak-anak muda yang tidak melek politik untuk dapat sadar berpolitik. Betul kannnnn ??? 🙂

Seharusnya setiap anak-anak muda di Indonesia dapat memberikan berbuat dan bersikap kritis atau paling tidak berkomentar dengan situasi politik saat ini…

Gue sangat mengapresiasi program-program televisi yang memberikan pendidikan politik. Misalnya program televisi “Provokative Proaktif…..” (walaupun sekarang udah gak ada lagi)
Pendidikan politik melaui program televisi seperti “Provokative Proaktif…..” dapat memancing sifat kritis anak-anak muda untuk turut peduli terhadap situasi politik.

Gue juga mengerti kalau mau merubah sesuatu itu tidak dengan mengatakan abra kadabra lalu berubah, tetapi butuh solusi dan tindakan konkrit.

“Jangan tanya apa yang negara bisa kasi buat lo, tanya apa yang elo bisa kasi buat negara ???… So, apa yang anak-anak muda bisa berikan buat Indonesia ??”

jadi situasi saat ini kita tidak saatnya lagi menunggu untuk Indonesia berubah, sudah saatnya kita melakukan tindakan untuk dapat merubah Indonesia….
Kenapa kita (anak-anak muda) tidak melakukan apa yang dilakukan pemuda saat sebelum Indonesia merdeka ??…..
Dengan potensi anak-anak muda Indonesia saat ini, gue berharap dan optimis, kita sebagaik anak-anak muda dapat mengajarkan politik yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah saat ini yang hanya mementingkan kepentingan partai untuk lebih mengedepankan dan mementingkan kepentingan nusantara.

Selama pemuda-pemudi Indonesia berpikir rasional gue optimis Indonesia can Stand Up…
It’s time to get up man, let’s your voice be heard …… 🙂 🙂 🙂 🙂

4 pantai dalam 1 hari

2

Banyak Pantai yang telah kusinggahi untuk liburan, dari Medan (Pantai Gudang Garam), Yogyakarta (Pantai Parang Tritis, Kakap, Baron), Bali (Pantai Kuta), Semarang (Pantai Marina, Maroon).
Namun diantara yang aku sebutkan diatas, ke empat pantai yang ini adalah pantai yang mungkin atau memang sangat-sangat menarik untuk dikunjungi. Sebenarnya kunjungan saya di pantai ini tidak direncanakan dan muncul begitu saja, namun tanpa saya duga ternyata ini adalah pantai yang paling menarik dan paling berkesan diantara pantai yang pernah aku kunjungi sebelumnya. It’s a amazing holiday in the beach. Pantai yang saya maksud ini berjarak tembuh waktu 6 jam dari Kota Bandung menuju Kota Pangandaran. Pantai tersebut adalah :

1. Pantai Pangandaran Timur.
Menuju Pantai Pangandaran Timur membutuhkan waktu tempuh lebih dari 6 jam dari Kota Bandung. Melihat dari tempat dan keadaan Pantai Pangandaran Timur, pantai ini sebenarnya lebih cocok untuk menikmati matahari terbit atau lebih kita kenal dengan sun rice. Alasannya adalah karena pantai ini tidak memungkinkan untuk kita bermain ombak ataupun sekedar mandi. Pantai Pangandaran Timur ini dipenuhi oleh kapal-kapal nelayan yang bersandar dan juga dipenuhi dengan batu karang yang banyak disekitar pantai. Seperti yang saya katakan tadi, di Pantai Pangandaran ini kami hanya menunggu dan menikmati matahari terbit sambil minum kopi panas.

(Foto)

2. Pantai Pangandaran Barat
Nahh, pantai ini berjarak 15 menit ke arah barat dari Pantai Pangandaran Timur. Pantai Pangandaran Barat berbeda dengan Pantai Pangandaran Timur. Di Pantai Pangandaran Barat, disini kita dapat lebih menikmati indahnya pantai dengan bermain ombak, naik perahu, snorkling, diving dan pasir pantai putih. Di Pantai Pangandaran Barat ini kami bermain ombak, naik perahu, snorkling(walaupun ga bisa berenang), dan beramain pasir putih.

(Foto)

niih juga ada link video nya :

3. Pantai Batu Krakas
Pantai Batu Krakas terletak satu jam perjalanan dari Pantai Pangandaran Barat. Pantai ini tidak jauh beda dengan Pantai Pangandaran Barat. Namun, di Pantai Batu Krakas ini banyak terdapat warung makan/restoran seafood dan tersedia juga penginapan. Di pantai ini juga banyak terdapat wisatawan luar negeri. Disini juga tersedia wahana permainan laut seperti banana boat yang harganya terbilang cukup mahal yaitu Rp. 60.000/orang (minimal 5 orang). Dipantai ini kami hanya makan siang dan menikmati pantai Batu Krakas dari kehaujan.

(Foto)

4. Pantai Batu Unggul
Saat kami makan siang di salah satu restoran sea food di Pantai Batu Krakas, salah seorang pegawai restoran tersebut mengatakan kepada kami bahwa ada satu pantai lagi yang letaknya tak jauh dari Pantai Batu Krakas yaitu Pantai Batu Unggul. Dengan informasi seadanya dari pegawai restoran tersebut, setelah makan kami pun mulai berjalan menuju Pantai Batu Unggul.
Perjalanan menuju Pantai Batu Unggul ini tidak gampang karena harus melewati medan yang terjal. Pada saat kami mulai menuju pantai, kami disambut oleh heningnya hutan yang tak berpenghuni . Kami melewati jalan yang mendaki, dan sayup-sayup terdengar suara hantaman ombak. Dan benar saja, setelah kami berada di atas bukit tersebut, disebelah kanan, dari kejauhan terbentang laut lepas yang sangat luas, dan Woooww sungguh mengagumkan.
Melihat itu, kami mempercepat langkah kami menuruni bukit tersebut. Setelah melakukan perjalanan kaki selama 20 menit dari Pantai Batu Krakas, akhirnya kami sampai ke Pantai Batu Unggul. Waaahhh terbayar rasanya rasa lelah yang kami melihat apa yang kami lihat di depan mata kami. Bahakan menurut saya pribadi, pantai ini adalah pantai yang saya akui pantai yang paling menakjubkan diantara banyak pantai lain yang pernah saya kunjungi.
Pantai Batu Unggul ini bisa saya bilang sebagai pantai yang masih jarang dikunjungi. Hal ini terlihat dari sekitar pantai ini yang masih cukup asri dan belum terdapat pengeloaan. Namun semuanya terkesan sangat sangat alami. Di pantai ini kami cukup lama menghabiskan waktu dengan bermain ombak yang menurut saya cukup besaaarr. Bahkan dengan asyiknya kami bermain ombak di pantai ini, 2 baju kami (termasuk bajuku “I LOVE THAILAND” ) terhanyut oleh derasnya ombak.

(Foto)

Percaya atau tidak, ke empat pantai ini kami jalani dalam satu hari. Bisa anda bayangkan sendiri bagaimana lelahnya berenang di 4 pantai berbeda dalam satu hari. Hal itu bisa terlihat pada kulit di tubuh dan wajah kami yang menghitam bahkan ada beberapa kulit yang terkelupas. Haaaah, itulah harga yang harus kami bayar……
sungguh pengalaman berwisata yang sangat mengagumkannn…… 
Terimakasih Tuhan
Terimakasih kawan-kawan.
🙂