Kopaja Metro Mini Trans Jakarta


Banyak hal yg membuat gue berpikir dan bertanya kpd diri sendiri saat gue naik TransJakarta ataupun Metro Mini, begitu juga dengan Kopaja…
Di Metro mini dan Kopaja identik dengan pengamen.
Ntah kenapa sepengengalaman gue naik metro mini lagu yg paling sering pengamen bawain adalaah lagunya Armada – Hargai Diriku
“Coba kau lihat …..” (Gue lupa liriknyaa….) Ha…ha…
Gue janji, kalo ada pengamen nyanyiin lagu Jflow atau DisciplesRAP, gue janji gue akan kasi 10rb.
Bagi yang gak dapet tempat duduk, yAaa siaop-siap ajja diri gencet-gencetaan…
Eeeiittsss, Bagi yg udah duduk dengan nyaman jangan senang dulu, kondektur (sambil mengetuk koin ke kaca) tek…tek…tek… mengarahkan seluruh penumpang naik ke bis di blakang dengan alasan bis mogok ataupun ban bocor atau apalah….
Yahhh…diri lagi deeeh
Bau badan bau ketek bahkan bau napas saling beradu di penciuman.

Dalam TransJakarta, kenapa harus ada tulisan, “Khusus Wanita” (tulisan pink). Sepengetahuan gue, gak ada seorang lelakipun yg diijikan duduk disitu, walaupun ada t4 duduk yg kosong. Seharusnya, ada juga tulisan, “Khusus Pria” biar adil. Jangan menyalahkan arti kata Emansipasi wanita dalam artian wanita diutamakan…. Haaaa…
Singkatnya siih cewe juga suka modus (pasang muka melas) ke laki-laki yg duduk jika tdk dpt t4 duduk di TransJ….

Metro mini 72
Lebak Bulus – Pondok Indah – Radio Dalam – Blok M
Kopaja 66
Blok M – Komdak – Kuningan – Manggarai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s